Tips Merawat Mesin Es SAMUI agar Awet dan Optimal

20/07/2025 | Artikel

 

Mesin Es SAMUI dikenal sebagai mesin es kristal yang tangguh dan efisien untuk berbagai skala usaha. Namun, seperti alat produksi lainnya, perawatan rutin adalah kunci agar performanya tetap maksimal dan usia pakainya panjang. Merawat mesin dengan benar juga membantu menghindari gangguan mendadak yang bisa menghambat bisnis.

Berikut adalah 10 tips merawat mesin es SAMUI agar tetap awet dan produktif:


1. Gunakan Air Bersih dan Tersaring

Pastikan sumber air yang digunakan bebas kotoran, logam berat, atau bau. Gunakan filter air atau penyaring jika perlu. Air yang kotor bisa merusak sistem pendingin dan membuat cetakan es cepat berkerak.


2. Bersihkan Cetakan Es Secara Berkala

Cetakan (mold) es bisa terkena sisa mineral dari air. Bersihkan minimal seminggu sekali dengan kain halus dan air hangat agar hasil es tetap bening dan mesin tetap higienis.


3. Periksa Kondisi Kondensor dan Evaporator

Kondensor dan evaporator adalah jantung sistem pendingin. Jaga agar bebas dari debu dan kotoran. Gunakan kuas lembut atau blower udara untuk membersihkan bagian ini secara rutin.


4. Cek Tekanan Refrigeran

Performa mesin sangat bergantung pada tekanan gas pendingin (refrigeran). Jika tekanan terlalu rendah atau bocor, es jadi lama terbentuk. Minta teknisi memeriksa tekanan refrigeran setiap 3–6 bulan.


5. Pastikan Sistem Kelistrikan Stabil

Gunakan stabilizer atau UPS jika perlu, terutama di daerah dengan tegangan listrik tidak stabil. Lonjakan daya bisa merusak sistem kontrol atau motor kompresor.


6. Bersihkan Filter Air Inlet

Beberapa varian mesin SAMUI memiliki filter air masuk. Bersihkan filter tersebut secara berkala agar aliran air tidak tersumbat dan proses pembekuan tidak terganggu.


7. Lakukan Uji Produksi Secara Rutin

Pantau waktu siklus produksi es. Jika biasanya 20 menit berubah jadi lebih lama, itu tanda mesin perlu dicek. Perubahan kecil dalam siklus bisa jadi awal masalah teknis yang lebih besar.


8. Jangan Biarkan Mesin Idle Terlalu Lama

Jika tidak digunakan dalam waktu lama (lebih dari 3 hari), kosongkan semua air di tangki dan saluran. Air yang mengendap bisa menimbulkan lumut atau jamur yang merusak bagian dalam mesin.


9. Catat Jadwal Servis Berkala

Buat buku catatan atau spreadsheet khusus perawatan mesin. Isikan tanggal pembersihan, pengecekan teknisi, dan penggantian komponen. Ini akan memudahkan perawatan jangka panjang dan klaim garansi bila dibutuhkan.


10. Gunakan Sesuai Kapasitas Maksimal

Jangan memaksakan mesin untuk memproduksi melebihi kapasitasnya. Misalnya, mesin 500 kg per hari sebaiknya tidak dipaksa menghasilkan 1 ton. Hal ini bisa membuat kompresor cepat aus dan menurunkan umur mesin